Take a fresh look at your lifestyle.

Astagfirullah! Ratusan TKI Hilang di Arab Saudi, Disekap Atau Kabur

Kabar Buruk! Ratusan TKI Arab Saudi Hilang Dibawah Sistem Perbudakan Kafala

0

SikaleNews – Jakarta, Dikutip dari Detikcom, Sabtu (20/03/21), puluhan keluarga mealporkan kehilangan anggota keluarganya yang bekerja sebagai TKI di Arab Saudi.

Diketahui, laporan ini mencuat di Group Sosial Media Facebook.

Salah satu yang hilang adalah Sopiah, menurut kabar, selama 11 tahun hilang tanpa kabar, namun dia berhasil dipulangkan pada Oktober 2020 silam karena gerakan di media sosial tersebut.

Pada hari yang sama, suara sopiah dengan berapi-api mengatakan bahwa keluarganya tidak ada satupun, seluruhnya sudah meninggal.

Dia sangat kesal dengan eks majikannya di Arab Saudi.

Menurutnya, sang majikan berusaha menahan perempuan yang sudah lama bekerja di tempat tersebut. Sopiah juga diketahui sangat beruntung, karena ada banyak ratusan TKI yang sudah habis masa kontrak di Riyadh, namun tidak dipulangkan.

Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) mengungkapkan fakta tersebut, ratusan TKI Arab Saudi hilang karena disekap dan kabur, mereka lost kontak dengan keluarganya di kampung.

Hal ini berkaitan dengan sistem Kafala yang merupakan sistem perbudakan modern yang membuat TKI terikat dengan sang majikan.

TKI tentunya tidak bisa pindah majikan, hingga pindah negara dengan alasan apapun tanpa mendapat persetujuan dari sang majikan.

Maret 2021, Arab Saudi mencabut sistem Kafala, namun hanya untuk pekerja profesional, tidak dengan termasuk pekerja rumah tangga.

Tentu saja, SBMI sangat berkecil hati, termasuk kami juga salah satunya. Karena hal tersebut bedampak terhadap TKI di Arab Saudi.

Diharapkan tentunya agar TKI bisa bekerja dengan semestinya, mendengar kabar ini sangat buruk untuk TKI yang bekerja di Arab Saudi.

Apalagi, sampai diketahui yang sekarang sudah menyebar di berbagai media di Indonesia, ada ratusan TKI yang hilang akibat di sekap dan kabur di Arab Saudi.

Meskipun berhasil kabur, tetap saja mereka akan kesulitan, mengapa? Karena tentu ada banyak alasan.

Mungkin karena gaji yang belum turun, dan hal yang lainnya. Hal tersebut lah yang menyebabkan TKI hilang kontak dengan keluarga di Kampung.

Sebagai warga Indonesia, kamu juga sangat menyayangkan kejadian buruk yang menimpa TKI ini.

Artikel Terkait
Berikan Komentar ya Sahabat Kalem

Email dirahasiakan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.