Makna Pepatah Dimana Bumi Dipijak, Disana Langit Dijunjung

Dimana Bumi Dipijak, Disana Langit Dijunjung, Apa Artinya?

0 22

Apa makna pepatah dimana bumi dipijak, disana langit dijunjung? Ini adalah sebuah perbiahasa maupun pepatah yang sering dikatakan oleh orang tua jaman dulu yang harus kita ketahui makna dan artinya.

Sebenarnya, pepatah dimana bumi dipijak, disana langit dijunjung adalah perbiahasa dimana kita dalam keadaan merantau, atau kita sedang berada di tempat orang lain.

Maka dari itu, pepatah ini ada untuk kita ketahui maknanya, kalau enggak mungkin kita tidak akan tenang ketika berada di daerah orang lain.

Makna Pepatah Dimana Bumi Dipijak, Disitu Langit Dijunjung

Dimana bumi dipijak, disana langit dijunjung adalah perbiahasa atau pepatah yang artinya kita harus bisa menyesuaikan diri dengan adat dan tempat tinggal, maknanya kita wajib menghormati adat atau aturan yang berlaku ditempat yang kita tinggal.

Jadi, kenapa admin berkata, ini adalah pepatah untuk kita yang sedang merantau, karena memang kita harus menghormati aturan ditempat yang kita pijak.

Meski kita berpindah tempat, maka tempat yang baru tentunya memiliki aturan yang berbeda dengan tempat sebelumnya, dan tentu itu harus kita patuhi dan hormati.

Apalagi kita yang merantau, kita tidak tahu aturan apa yang ada pada daerah tersebut, maka kita tidak akan pernah bisa menghargai tanpa mengetahuinya.

Dengan demikian, cobalah untuk pergi ke salah satu tokoh masyarakat ditempat tersebut, dan bertanya adakah aturan tinggal ditempat ini?.

Baca juga : 10 Arti dan Makna Kata Teguh Menurut KBBI

Contoh Dari Pepatah Tersebut

Seperti arti atau makna dimana bumi dipijak, disana langit dijunjung, contohnya ya saat kita sedang berada di tempat orang lain, kemudian kita aneh dengan adat dan aturan yang ada di tempat tersebut.

Kemudian kita malah menertawakannya dan tidak menghargai adat tersebut, itu merupakan pelanggaran dari pepatah ini, harusnya kita menghargai meskipun kita tidak bisa melakukannya.

Apalagi di Indonesia ada banyak adat istiadat yang sudah berdiri sejak berabad-abad lalu dari nenek moyang, di setiap daerah memiliki adat dan aturan masing-masing yang berbeda.

Setelah kita masuk ke daerah B, kita berasal dari daerah A, kita tidak tahu adat di daerah B, harusnya kita harus menghargai adat tersebut, tidak boleh menertawakannya dan tetap mengikuti apa aturan yang sudah disediakan ditempat B tersebut.

Mungkin sedikit contoh yang admin sampaikan itu saja untuk melengkapi pembahasan ini, sehingga kamu bisa menyimpulkan bahwa pepatah ini adalah untuk saling menghargai dan saling menghormati aturan disetiap tempat tinggal yang kita pijaki.

Oke sahabat kalem, mungkin itulah maka pepatah dimana bumi dipijak, disana langit dijunjung, maka kita harus menghormati dan menghargai aturan dan adat yang ada tempat yang kita tinggal tersebut.

Artikel Terkait

Berikan Komentar ya Sahabat Kalem

Email dirahasiakan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.