Naon Artinya: Arti Kata Naon Dalam Bahasa Sunda

Naon Artinya: Arti Kata Naon Dalam Bahasa Sunda
Naon Artinya: Arti Kata Naon Dalam Bahasa Sunda

Sikalem – Bahasa Sunda yang merupakan berasal dari Jawa Barat sekarang sudah meluas, bahasa Sunda berada di kawasan Jawa Barat dan Banten, lalu tahukah kamu naon artinya dalam bahasa Sunda itu apa?

Ketika kamu memiliki teman yang berdarah suku Sunda, sudah pasti kamu akan sulit mengetahui bahasa yang digunakan kalau kamu tidak mengerti.

Seperti mungkin salah satunya saat kamu bertanya, namun teman kamu berkata NAON, dan kamu sendiri sulit untuk memahami apa yang ia ucapkan sebenarnya.

Disinilah admin rasa penting untuk kamu ketahui, apalagi banyak orang yang mencari tahu naon artinya itu apa.

Sehingga artikel ini terbit untuk memberikan kamu pengetahuan lebih lanjut terkait kalimat dalam bahasa Sunda yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Naon

Naon adalah istilah dalam bahasa Sunda, Naon artinya adalah APA. Istilah ini juga memiliki kata lain dengan arti yang sama, yaitu Kah dan Kulan.

Namun, kata “NAON” cenderung lebih kasar, sehingga direkomendasikan agar kamu menggunakan kalimat Kulan atau Kah, karena kedua istilah ini lebih halus.

Tapi jangan asal mengucapkan, alangkah lebih baiknya kalau kamu menyebut kalimat Kulan saja ketika dipanggil oleh teman atau orang yang berbahasa Sunda.

Baca juga: Henteu Arti Bahasa Sunda, Henteu Artinya Ternyata!

Baca juga: Bahasa Sunda Aku Sayang Kamu yang Baik dan Benar

Baca juga: Henceut Bereum Bahasa Sunda Artinya, Awas di Tampar Orang

Admin sendiri lebih banyak menggunakan kalimat Kah, karena kalau admin nyebut Naon itu terlalu kasar, sementara kulan cenderung lebih halus, tapi admin rasa kah bagi admin adalah kata yang tepat.

Namun ingat, definisi seperti ini sebenarnya bisa diperluas lebih banyak. Nah, kamu bisa melihat penggunaan kata naon seperti dibawah ini.

Penggunaan Kata Naon

Seperti yang sudah kita ketahui diatas bahwa naon artinya adalah apa, dan tahukah kamu bahwa tidak sembarangan juga saat menyebutkan kalimat tersebut?

Kalimat naon bisanya digunakan pada saat orang-orang memanggil kita, dan kalimat ini juga dapat digunakan pada kata sifat maupun benda.

Contoh Naon #1

Misalnya, seseorang memanggil nama kamu dari jauh: Hey Rey? Maka biasanya orang yang dipanggil menjawab dengan kalimat Naon? Tapi kamu juga bisa menjawab dengan kalimat Kah atau Kulan.

Contoh Naon #2

Misalnya pada saat ada kesalahan dalam sesuatu: Naon, pan ceuk aing geh ulah kadinya? (Kataku juga jangan kesana) penggunaan ini biasanya tidak perlu diguankan kata naon juga, namun orang-orang didekat saya cenderung banyak menggunakan sebagai tamabahan kata saja. Contoh ini tidak boleh menggunakan kata Kah dan Kulan.

Contoh Naon #3

Misalnya, ketika orang-orang bertanya sesuatu: Naon nu dipikaresep? (Apa yang disukai?) Naon nu nyieun maneh indit? (Apa yang membuat kamu pergi?) Sama dengan contoh ke dua, tidak boleh menggunakan kah dan kulan, karena kah dan kulan hanya ketika dipanggil saja.

So sahabat kalem, intinya bahwa apa yang telah admin sampaikan diatas itu benar-benar terjemah yang sebenarnya bahwa naon artinya adalah Apa sesuai dengan yang sebenarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.