Orang yang Menyia-nyiakan Anak Yatim Termasuk Orang yang Dusta

Jangan Pernah Menyia-nyiakan Anak Yatim, Karena Sama Saja Dengan Kamu Mendustakan Agama

0

Jangan sampai menjadi orang yang menyia-nyiakan anak yatim, karena orang yang menyia-nyiakan anak yatim termasuk orang yang mendustakan Agama dan hukumannya adalah Neraka.

Siapa saja mereka yang telah menyia-nyiakan anak yatim, maka sama saja dengan berdusta terhadap agama, dan itu sudah perintah Allah SWT.

Allah sangat memerintah umatnya agar menyayangi anak yatim, apalagi dia sudah tidak punya orang tua, dan yatim piatu yang tiada kedua orang tuanya.

Siapa saja yang menyayangi anak yatim, maka balasannya adalah syurga baginya, dan jelas ini sudah banyak diterangkan oleh para ustadz dan ada dalam ajaran agama Islam.

Jangan sampai kamu menjadi pendusta agama hanya karena menyia-nyiakan anak yatim, karena sudah diperintahkan Allah SWT.

Baca juga : Zaman Disaat Segala Sesuatu Belum Terjadi

Surah Dalam Alquran Tentang Anak Yatim

Silakan kamu buka surah Al Insan ayat 8 dan Ad Dhua, ayat 6.

Dalam surah Al Insan bahwa Allah memerintahkan kita untuk memberi makan anak yatim, jelas ini adalah kewajiban kita karena tiada lagi yang bisa memberi makan mereka.

Silakan kamu baca setiap ayat yang sudah admin tulis, dan baca saja artinya, kalau bisa buka Alquran yang ada terjemaah nya agar kamu mudah memahami maknanya.

Jangan menyia-nyiakan anak yatim, karena orang yang menyia-nyiakan anak yatim termasuk orang yang telah mendustakan agama, dan balasannya adalah negara baginya.

Sekali lagi bahwa kita wajib menyayangi anak yatim itu, dengan berbagai alasan tentunya, apalagi ada dalam kitab suci kita, jelas itu sudah perintah Allah SWT.

Setelah kita tahu bahwa yang menyia-nyiakan anak yatim adalah pendusta agama, apakah kamu masih melakukan hal buruk tersebut? Mari sayangi anak yatim dengan semestinya kita sayangi.

Berdasarkan perintah dari Allah SWT, ingat ya jadikan ini sebagai pelajaran bahwa anak yatim meski kita sayangi tanpa memandang bulu, tanpa memandang apapun itu.

Sudah tahu jawabannya? Jadi sekarang kita waktunya introspeksi diri untuk menyayangi anak yang sudah kehilangan orang tuanya.

Dan demikian penjelasan bahwa orang yang menyia-nyiakan anak yatim termasuk pendusta agama, jangan sampai kamu menjadi pendusta agama, itu sama saja kamu murtadz.

Artikel Terkait
Berikan Komentar ya Sahabat Kalem

Email dirahasiakan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.