Pemilihan Bupati Dilaksanakan Setiap Berapa Tahun?

Jangka Pemilihan Bupati di Indonesia

0

Sikalem – Setiap Kabupaten, tentu saja Bupatinya pasti diganti, namun apakah kamu tahu pemilihan bupati dilaksanakan setiap kapan? Berapa tahun juga lamanya?

Pemilihan yang dilakukan tentu saja tidak lebih dari masa jabatan Bupati atau kepala daerah, ketika jabatan berakhir, maka pemilihan akan segera dilakukan.

Jangan salah, pemilihan bupati sama saja dengan pemilihan kepala daerah yang lainnya, terkecuali Camat, bupati sama dengan presiden atau gubernur yang dipilih langsung oleh Rakyat.

Begitupun dengan kades atau Kepala Desa yang melakukan pemilihan setiap jangka yang sudah ditentukan, dan itu tergantung dari masa jabatan mereka sendiri.

Pemilihan Bupati Dilaksanakan Setiap 5 Tahun Sekali

Sesuai dengan ketentuan undang-undang, masa jabatan Bupati selama 5 tahun, yang artinya pemilihan bupati dilaksanakan setiap 5 (lima) tahun sekali serentak secara Nasional.

Jadi jangan salah, bahwa masa jabatan Bupati adalah ketentuan hukum, setiap jabatan berakhir, itu artinya pemilihan Bupati yang baru akan segera dilaksanakan di setiap Kabupaten di Indonesia.

Pemilihan yang dilaksanakan secara langsung di pilih oleh Masyarakat setiap kabupaten masing-masing, artinya diluar Kabupaten tidak berhak memilih di Kabupaten lainnya.

Misalnya, pemilihan bupati kabupaten Lebak, dan ada orang yang ingin memilih, namun dia berasal dari Kabupaten Pandeglang, jelas ini tidak dibenarkan.

Baca juga : Contoh Sikap Sila Ke 1 2 3 4 5 Dalam Kehidupan Sehari-hari

Setiap pemilih harus sudah berumur dan memiliki KTP (Kartu Tanda Penduduk), jika masyarakat tidak memiliki KTP, dan atau umurnya masih dibawah 17 Tahun, maka dia tidak berhak untuk menentukan pilihannya.

Kemudian untuk calon bupati, mungkin bisa dari daerah yang lainnya, dan setiap bupati yang berhasil di pilih oleh Masyarakat harus menjadi wakil yang dapat dipercaya.

Untuk saat ini, mungkin pemilihan bupati akan segera dilaksanakan secara serentak, artinya setiap kabupaten akan melaksanakan pemilihan, dan itu berangsur selama 5 tahun sekali, tidak kurang dan tidak lebih.

Hal tersebut sudah tercantum dalam undang-undang, kamu bisa mencari undang-undangnya untuk lebih memahami lagi, apalagi kalau kamu mau mencalonkan sebagai bupati.

Jadi jangan salah lagi bahwasanya pemilihan bupati dilaksanakan setiap 5 tahun sekali, tidak kurang dan tidak lebih, dilaksanakan serentak di setiap kabupaten.

Berikan Komentar ya Sahabat Kalem

Email dirahasiakan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.