Penemu Elektron

Biografi Penemu Elektron dan Penelitiannya

Siapa penemu elektron? Tugas ini sepertinya sering muncul di mata pelajaran sekolah. Tak hanya tugas sekolah saja, ada baiknya kita mengetahui siapa yang menemukan elektron.

Dengan demikian, kita akan lebih tahu tentang sejarah, apalagi semua yang ada di dunia ini ada seseorang yang pertama kali menemukannya. Nah, dengan kesempatan kali ini, admin kalem akan menjelaskan sejarah dan penemu elektron.

Elektron Adalah

Elektron adalah partikel subatom yang muatannya negatif. Menurut wikipedia, elektron tidak memiliki komponen dasar maupun substruktur apapun, hal tersebut membuatnya dipercaya sebagai partikel elementer.

Jadi, secara singkat bahwa elektron ini sebuah partikel yang telah admin ketahui berdasarkan penelusuran yang di ketahui. Lalu, siapa sebenarnya yang menemukan elektron?.

Penemu Elektron Adalah

 Joseph John Thomson
Joseph John Thomson

Elektron ditemukan seorang fisikawan asal Inggris, yaitu Joseph John Thomson pada tahun 1897. Fisikawan yang juga dikenal sebagai J.J Thomson ini mendapatkan nobel fisika atas penemuannya tersebut.

Joseph John Thomson lahir di Creetham Hill, sebuah tempat yang berada di pinggiran kota Manchester pada 18 Desember 1956. Dia juga merupakan fisikawan yang masih bagian dari Atom.

Joseph John Thomson juga pernah menjadi penceramah pada tahun 1883. Hingga pada akhirnya, di tahun 1819 dia menjadi seorang profesor yang kini dikenal sebagai orang yang menemukan elektron.

Penelitian Elektron

Dalam penelitian tersebut pertama kali dilakukan dengan menemukan tabung katode. Pada saat itu, tabung tersebut dalam kondisi hampir vakum yang diberi berkas sinar.

Joseph John Thomson menamai sinar tersebut berkas sinar katoda, hal itu terjadi karena sinar itu dihasilkan dari katode (elektroda negaitive). Hingga pada akhirnya, J.J Thomson mengklaim bahwa sinar katode adalah partikel-partikel bermuatan negative yang disebutnya sebagai corpuscle.

Sifat-sifat Sinar Katoda

Berdasarkan informasi yang admin dapatkan, bahwa sinar katode ini memiliki beberapa sifat, diantaranya.

  • Merambat tegak lurus dari permukaan katode ke anode
  • Dapat memutar baling-baling karena memiliki radiasi partikel
  • Terdiri dari partikel negatif
  • Dapat menghasilkan sinar x ketika menumbuk zat
  • Dapat menghitamkan plat film
  • Memendarkan berbagai jenis zat
  • Menimbulkan kalor terhadap benda yang ditumbuk

Mungkin masih ada banyak lagi sifat-sifat sinar katode, namun saya hanya bisa menyebutkan list di atas saja. Sifat-sifat yang telah saya list di atas merupakan hasil dari penelitian dan penelusuran.

Baca Juga : Penemuan Fosil Hewan Tertua di Dunia yang Pernah Hidup

Corpuscle Berasal Dari Atom Logam

J.J Thomson juga meyakini bahwa corpuscle berasal dari atom-atom logam yang dipakai elektroda terhadap tabung katode. Namun, percobaan Thomson dalam penelitian tersebut masih dengan sinar yang sama.

Hingga pada akhirnya, ia meyakini bahwa atom tidak berbentuk bulatan yang pejal (masiv), melainkan tersusun dari komponen penyusun atom itu sendiri.

Mungkin itu saja yang dapat admin sampaikan mengenai penemu elektron yang ternyata di temukan oleh seorang fisikawan asal Inggris yang bernama Joseph John Thomson atau yang dikenal sebagai J.J Thomson.

About the Author: Admin Kalem

Full Time Blogger

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.