News  

Penimbun Minyak Goreng di Kabupaten Lebak di Tahan

Penimbun Minyak Goreng di Kabupaten Lebak di Tahan
Foto: Sinpo.id

SikalemNews, Lebak – Penimbun minyak goreng asal Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak – Banten di tahan setelah terbongkar menimbun 24 ton minyak goreng di rumahnya untuk dijual kembali dengan harga diatas eceran.

Kaporles Lebak menahan MK (31) lantaran melakukan penimpunan minyak goreng. Seperti yang kita ketahui saat ini Indonesia sedang darurat minyak goreng.

Dikutip dari laman detik.com, Kaporles Lebak  AKBP Wiwin Setiawan mengatakan sejak mendapatkan informasi terkait adanya penimbunan minyak goreng pada Jumat (25/2), Streskrim Porles Lebak melakukan penyidikan. MK pun dijadikan sebagai tersangka.

Melakukan tindakan tegas dengan penahanan terhadap Tersangka (MK) selama 20 hari sejak Rabu (2/3). (Penahanan) 20 hari di penyidik, 40 hari tahanan jaksa ya hingga berkas terkumpul semua,” jelas Wiwin saat dimintai konfirmasi, Jumat (4/3/2022).

Wiwin menerangkan bahwa sebelumnya, penyidik memeriksa 3 saksi dalam kasus penimbunan minyak goreng, yaitu Tenaga, Sales dan Sopir.

Saat ini, polisi sedang melengkapi berkas-berkas untuk diserahkan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Sementara itu, barang bukti berupa 24 ton minyak goreng sudah disita oleh Porles Lebak. Kemudian pihak penyidik berencana melakukan koordinasi dengan pengadilan Negeri untuk pendistribusian minyak goreng.

Pasa yang diperkirakan akan dikenakan terhadap tersangka adalah Pasal 133 UU Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pangan dan Pasal 107 UU Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan dengan ancaman pidana minimal 7 tahun penjara dan denda Rp 50 miliar.

Berani menimbun komoditas bahan pangan penting sehingga mengakibatkan kelangkaan. Pasti akan kita tindak dengan persangkaan berlapis, sehingga memberikan efek deterens kepada yang lain,” ungkapnya.

Sebelumnya polisi melakukan penggerebekan sebuah rumah yang berada di Warunggunung, saat melakukan penggerebekan ditemukan minyak goreng sebanyak 24 ton.

Alhasil, polisi melanjutkan penyidikan, sehingga pihaknya pun menemukan tersangka yang saat ini sudah ditahan dan kemungkinan akan dikenakan pasal seperti yang dikatakan pihaknya.

“Polres Lebak Polda Banten mengamankan 24 ton minyak goreng di Warunggunung. Saat petugas mendatangi lokasi, ditemukan sopir dan pemilik barang sedang menurunkan kardus berisi minyak goreng ke dalam gudang. Setelah dicek, ternyata tidak memiliki perizinan usaha yang lengkap,” kata Kabid Humas Polda Banten Kombes Shinto Silitonga dalam keterangan tertulis, Sabtu (26/2). dikutip dari news.detik.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.