Tumbuhan Paku : Jenis, Ciri dan Contoh Tumbuhan Paku

Halo sahabat kalem, kalian tahu apa itu tumbuhan paku? Jika kalian belum tahu, maka disini kita akan membahasnya dengan seksama mulai dari pengertian, jenis, contoh serta ciri-ciri dari salah satu tumbuhan yang namanya unik banget.

Unik darimana? Coba saja bayangkan namanya, apa mungkin ada tanaman yang terbuat dari paku? Wkwk, paku kan dibuat dari besi, maka dari itu agar lebih memahami kita akan membahasnya hingga akar di dalam artikel ini.

Tumbuhan Paku Adalah

Tanaman paku merupakan sekelompok tanaman yang sistem pembuluhnya bersifat sejati, tapi jenis tanaman ini tidak menghasilkan biji-bijian. Bisa juga disebut dengan paku-pakuan atau pakis-paskisan.

Di dalam bahasa Inggris, tanaman ini disebut dengan fern, biasanya akan tumbuh di pohon sawit, kelapa atau sejenisnya, namun jika tidak terlalu banyak paku-pakuan tidak menjadi parasit.

Spesies
Setidaknya ada sekitar 12.000 tumbuhan paku di Indonesia dan Malaysia. Melihat jumlahnya jelas bahwa tanaman ini sangat banyak sekali menyebar di berbagai daerah. Terlebih daerah perhutanan, seperti contohnya di Banten Selatan, didaerah tersebut ada banyak tumbuh dan memiliki berbagai macam.

Ciri-ciri Paku-pakuan

Kita tahu bahwa spesiesnya ada banyak, namun mungkin untuk mengetahui tumbuhan paku ini agak sulit, maka dari itu berdasarkan yang telah saya telusuri, berikut ini ciri-ciri pakis-pakisan atau paku-pakuan yang banyak meyebar.

  • Terdapat batang, daun dan akar
  • Memiliki pembuluh angkut floem dan xilem
  • Ukurannya beragam, dengan rata-rata maksimal meter tumbuh panjang
  • Ada yang bercabang, ada juga yang tidak bercabang
  • Daun yang mudanya tergulung
  • Hidupnya sprofit dan epitif
  • Beberapa di antara jantan lebih kecil ketimbang betina
  • Tak berbunga
  • Kadang menumpang terhadap tumbuhan lainnya
  • Akarnya serabut
  • Ada krolofilnya
  • Tidak memiliki biji

Berdasarkan ciri-ciri di atas mungkin kamu pernah melihat langsung adanya tanaman ini, akan tetapi kamu tidak tahu namanya lantaran tanaman tersebut ada banyak sekali jenisnya. Bagaimana dengan jenis-jenis tanaman tersebut? Berikut ulasannya.

Baca Juga : Ular Terbesar di Dunia

Jenis-jenis Tumbuhan Paku

Seenggaknya berdasarkan yang telah saya telusuri, ada 5 jenis dari tanaman yang satu ini, mungkin saja beberapa di antaranya pernah kamu temui dan bahkan pernah juga kamu riset untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Dengan mengumpulkan informasi yang berhasil saya telusuri dari berbagai sumber, berikut ini jenis-jenis tumbuhan paku, diantaranya.

1. Subdivisi Psilopsida (Paku Purba)

Subdivisi Psilopsida
Subdivisi Psilopsida

Berdasarkan penjelasannya, Subdivisi psilopsida adalah jenis dari tumbuhan paku yang sederhana, begitupula dengan susunan tanamannya yang sangat sederhana, kemudian rupanya beranting dan bercabang.

Bulu-bulu dan berakar serabut yang halus, akarnya berfungsi sebagai perekat terhadap tumbuhan lain, contohnya adalah Psilotum Nudum. Berikut adalah ciri-ciri paku purba atau Subdivisi psilopsida.

  • Hidup di darah iklim tropis dan subtropis
  • Homospora
  • Daunnya mikrofil
  • Batangnya krolofil
  • Tidak mempunyai daun sejati

2. Subdivisi Lycopsida

Subdivisi Lycopsida
Subdivisi Lycopsida

Subdivisi Lycopsida merupakan jenis dari tumbuhan paku berikutnya, dimana berjenis heterospora yang dapat menghasilkan dua jenis spora, diantaranya maksrospora dan miksrospora. Biasanya disebut dengan paku kawat atau paku rambut lantaran daunnya kecil.

Contoh dari tanaman paku jenis Subdivisi Lycopsida adalah Lycopodium cernuum (paku kawat) dan Selaginella (paku rane). Ciri-cirinya adalah.

  • Ada akar dan batang
  • Memiliki daun sejati
  • Memiliki dua jenis sporangum
  • Biasanya hidupnya nempel di pohon

3. Subdivisi Sphenopsida

Tumbuhan paku Subdivisi Sphenopsida
Subdivisi Sphenopsida

Subdivisi Sphenopsida merupakan jenis dari tumbuhan paku yang hidup di daerah tropis, umumnya disebut dengan nama paku ekor karena tanaman yang paku yang satu ini memiliki ekor yang sangat panjang.

Contohnya adalah Equisetum palustre, ciri-cirinya meliputi.

  • Biasa tumbuh di daerah lembab dan daerah rawa
  • Heterospora
  • Memiliki banyak kandungan silika di batangnya
  • Batangnya tumbuh tegak

4. Subdivisi Pteropsida

Subdivisi Pteropsida
Subdivisi Pteropsida

Subdivisi Pteropsida adalah jenis dari tumbuhan paku berikutnya yang merupakan paku sejati, Subdivisi Pteropsida lah yang disebut-sebut dengan pakis, biasa hidup di daerah tropis maupun sub tropis, daunnya juga lebar daripada jenis paku yang lain.

Contohnya adalah Adiantum cuneatum (suplir), Marsilea crenata (semanggi), dan Asplenium nidus (paku sarang kuda), ciri-cirinya meliputi.

  • Isospora/Homospora
  • Spora-spora tersebut mengumpul di bawah daun
  • Berbuah dan bentuknya air untuk sel telur serta sperma
  • Penyebarannya ke daerah baru di bantu oleh angin
  • Batangya tumbuh tegak di atas permukaan tanah
  • Bisa juga terbenam di permukaan tanah

5. Tumbuhan Paku Berdaun Makrofil

Tumbuhan Paku Berdaun Makrofil
Tumbuhan Paku Berdaun Makrofil

Jenis tanaman paku yang terakhir adalah berdaun makrofil, dimana jenis ini daunnya sangat lebar, tumbuh dimana saja, sehingga kita dapat menemukan tumbuhan ini dengan mudah di daerah apapun.

Ciri-ciri berdaun makrofil adalah.

  • Daunnya besar
  • Ada tangkai di daunnya
  • Daunnya bercabang dan betulang
  • Memiliki diferensiasi sel

Jadi itulah jenisnya, ada 5 jenis dari tumbuhan ini yang biasanya mudah banget di temukan, terutama poin kelima, mungkin kamu juga sering menemukannya.

Demikian informasi mengenai tumbuhan paku, semoga bermanfaat.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.