Take a fresh look at your lifestyle.

Viral, Personel BTS Masuk Surat Suara Pilkades di Kabupaten Serang

Ada-ada saja, salah satu surat suara dipenuhi dengan personel BTS, kok bisa?

0

Sikalem, Kabupaten Serang – Hal mengejutkan terjadi saat dilakukan pemungutan suara pilkades di Kabupaten Serang. Dimana pilkades serentak di Desa Mekar Baru, Kecamatan Petir pada tanggal 31 Oktober silam terjadi hal yang unik.

Entah apa motif seorang pemilih pilkades yang dengan sengaja menempatkan foto personel BTS yang membuat heboh.

Dikutip dari laman Bantennews.co.id, kamis, (4/11/21), terdiri dari 3 foto personel boyband asal Korea Selatan yaitu BTS.

Pemilih itu menempel foto Jimin sebagai calon kades nomor urut 1, lalu untuk foto calon kades nomor urut 3 ditempel dengan foto Jungkook dan untuk calon kades nomor urut 4 ditempel dengan foto Suga. Sementara untuk calon kades nomor 2 tetap calon kades dari Desa Mekar Baru.

Dari kejadian ini, ternyata membuahkan hasil yang tidak baik, surat suara itu di cap tidak sah, seperti yang dikatakan oleh Camat setempat.

Baca juga: Jika Surat Vaksin Belum Keluar, Ikuti 3 Langkah Berikut Ini

Asep, camat Petir juga mengungkapkan kebenaran bahwa benar foto BTS ditempel di surat suara, dan hal ini tentunya membuahkan hasil yang tidak sah.

“Iya benar, enggak tahu siapa itu boyband yang mengundang. Enggak tahu motifnya iseng atau gimana gambarnya ditempel gitu. Ditemukannya saat panitia melakukan penghitungan suara, si pemilih menempel foto yang menutupi 3 calon, yang dicoblos sama pemilihnya itu nomor 2 dan yang lainnya ditutup”, ujar Asep.

“Ya tidak sah, itu rusak karena ditempel foto yang lain,” katanya.

Sumber yang telah kamu terima bahwa selama ini tidak ada kendala, yang artinya pilkades serentak yang telah dilakukan Oktober kemarin berjalan dengan lancar.

Dari kejadian ini tentunya membuahkan kesadaran untuk masyarakat agar tidak melakukan hal-hal yang diluar akal pihak manapun.

Seperti kejadian ini yang membuat surat suara tersebut tidak sah, yang berarti siapapun yang di pilih dalam surat suara yang tidak sah maka tidak akan masuk ke perhitungan suara.

Alangkah lebih baiknya jika melakukan pemilihan sewajarnya sesuai dengan keadaan dan kewajiban kita sebagai hak pemilih untuk pemimpin.

Dari kejadian yang terdengar lucu ini memang sama sekali tidak diketahui siapa yang melakukannya, namun diharapkan kedepannya tidak ada lagi hal seperti ini.

Artikel Terkait
Berikan Komentar ya Sahabat Kalem

Email dirahasiakan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.